helper swipe slide

S W I P E

S C R O L L

Kolektor Barang Antik, 3 Tempat Ini Bisa Jadi Tempat Berburu Lo!

15.06.2022
LIFE GUIDE

ARTICLE

Jalan-jalan ke tempat pernak-pernik dan souvenir pasti selalu membawa kesenangan sendiri. Begitupun dengan tempat barang antik, yang secara gak sengaja bisa membangkitkan memori di masa lampau. Kebanyakan tempat barang antik biasanya punya “hidden gem” sendiri, dimana lo tiba-tiba menemukan barang atau sesuatu yang berkesan banget, atau mungkin antik banget, sampai-sampai usianya melebihi usia lo. Sob, lo suka main ke tempat barang-barang antik? Pas banget, berikut 3 tempat berburu barang antik, di 3 kota yang berbeda. Siap-siap hunting!

 

Jalan Surabaya – Jakarta Pusat

Warga Jakarta pasti udah khatam sama jalan yang satu ini. Yap, berlokasi di Menteng, Jalan Surabaya menyajikan banyak banget koleksi barang antik yang bisa dilihat maupun dibeli secara langsung. Mulai dari barang-barang kecil seperti sendok yang dibanderol puluhan ribu, hingga lampu-lampu antik nan langka yang berharga hingga puluhan juta rupiah ada di sini. 

Pasar yang sudah ada sejak tahun 1960-an ini kini mulai meredup namanya, padahal dulu tenar banget loh! Di masa jayanya dulu, pengunjung pasar ini bahkan datang dari berbagai kota, hingga berbagai negara. Tapi di masa pandemi kayak gini, para pedagang mengaku pengunjungnya semakin sepi setiap harinya. 

Makanya mereka senang banget kalau ada yang datang berkunjung dan membeli. Nah, untuk sampai ke sini, lo bisa menaiki berbagai moda transportasi umum kok, karena lokasinya berada di pusat Jakarta dan aksesnya cukup mudah dijangkau.

 

Pasar Cikapundung – Bandung

Bergeser ke Jawa Barat, nama pasar ini pasti sudah gak asing lagi ditelinga para kolektor barang antik. Dulu, pasar ini sempat sepi karena hanya menjual barang elektronik aja, dan mulai kalah bersaing dengan kehadiran mal. Tapi sejak ada dijadikan pasar seni dan barang antik, pasar ini mulai ramai kembali oleh pengunjung. Terletak di Jalan Braga, pasar ini kini gak seramai dulu Sob. Akibat pandemi, banyak pedagang di sana putar otak untuk tetap bertahan, dan akhirnya menjajakan barang dagangannya melalui aplikasi dan sosial media. Tapi kalau lo mau main ke sana, masih bisa banget! Tempatnya seru buat jadi destinasi wisata tempo dulu, dilengkapi dengan berbagai panganan khas kota kembang. Dijamin jadi nostalgia yang gak terlupakan.

 

Pasar Triwindu, Solo

Sob, kalau jalan-jalan ke Jawa Tengah, pastikan lo berkunjung ke pasar yang satu ini ya! Pasar barang antik ini memiliki sejarah yang lekat dengan Kesultanan Solo, karena tempat ini merupakan peninggalan dari Raja Pura Mangkunegaran. Lokasinya aja berada dekat dengan Pura Mangkunegaran, yakni hanya berjarak 350 meter dari sisi selatannya. 

Pasar ini disebut juga sebagai surganya barang jadul nan antik, karena memang koleksinya yang begitu banyak, bisa memanjakan para kolektor barang-barang lama. Gak heran, sampai saat ini pun, pembelinya masih banyak yang datang dari luar kota, bahkan luar negeri. Sedikit tips buat lo yang mau mampir ke sini, coba ajak teman lo yang bisa berbahasa Jawa ya! Akan lebih enak dan asyik ngobrol sama si penjualnya, kalau lo berkomunikasi dengan bahasa Jawa. Selamat mencoba!

 

Supaya rambut lo teratur saat lagi jalan-jalan menyusuri pasar-pasar antik di atas, jangan lupa pakai dulu GATSBY REGROOM POMADE PRIME HOLD ya Sob! Pomade dengan formula water based ini mudah disisir ulang, ekstra ketat, kokoh, dan juga mudah dicuci. Dilengkapi dengan minyak alpukat dan agen perlindungan UV, kandungan ini sangat efektif untuk merawat rambut. Meski jalan-jalan seharian, rambut lo pasti akan tetap on terus Sob!