helper swipe slide

S W I P E

S C R O L L

Jangan Lakukan Ini Ketika Baru Datang Ke Tongkrongan

by
GATSBYCODE
14.02.2022
LIFE GUIDE

ARTICLE

“Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya”, begitu ungkapan yang cukup terkenal bagi bangsa Arab.

 

Teman adalah unsur utama dari sebuah tongkrongan. Tanpa teman, apalah artinya duduk sendiri di tongkrongan? Meski teman adalah manusia yang paling asyik untuk diajak berkompromi, tapi ada etika-etika bagaimana memperlakukan teman, terlebih etika-etika ketika kita baru datang ke tongkrongan. Berikut ini adalah hal-hal yang jangan lo lakukan ketika datang ke tongkrongan, Sob!

 

Tidak Bertegur Sapa

Meski sudah akrab seperti saudara sendiri, ritual tegur sapa tetap harus lo lakukan setiap tiba di tongkrongan, Sob! Bukan sekadar formalitas, tegur sapa membuat teman-teman di tongkrongan tahu soal kedatangan dan kondisi mood lo. 

 

Nggak jarang ketika mood teman lagi kurang enak, atau sedang mengalami hari yang buruk, tidak tegur sapa dianggap menyinggung perasaan mereka. Baper adalah istilah yang tepat ketika teman lo merasa bete karena tidak disapa pada awal pertemuan. Biasanya, hal itu akan diikuti dengan prasangka “ada masalah apa dia sama gue?”. Jadi, pastikan ketika datang ke tongkrongan langsung tegur sapa ya, Sob! 

 

Langsung Ambil Makanan

Tongkrongan adalah tempatnya sharing makanan. Biar sedikit, asal disantap ramai-ramai akan terasa nikmat. Setuju, Sob? 

 

Sayangnya, ada beberapa teman kita yang ketika datang (apalagi dengan tangan kosong) tiba-tiba duduk, belum ngobrol sama sekali, tiba-tiba ngambil makanan yang sudah digelar di tengah tongkrongan. Duh, jangan sampai lo begitu ya, Sob!

 

Sudah jadi etika umum ketika datang ke tongkrongan, tegur sapa dulu, ngobrol-ngobrol dulu, baru di tengah ngobrol mulai icip-icip makanan yang telah tersedia. Akan lebih baik kalau lo juga ikut bawa makanan ke tongkrongan, Sob! 

 

Memotong Pembicaraan

Seringkali kita datang ke tongkrongan karena mau ada yang diceritakan ke teman-teman kan, Sob? Saking gak sabarnya cerita, kadang kita langsung bicara tanpa henti ketika baru datang di tongkrongan. Padahal, mungkin ada teman lo yang lain yang juga lagi cerita tentang apa yang dia alami, entah itu senang, sedih, atau bahkan kesusahan.

 

Datang ke tongkrongan dan langsung memotong pembicaraan menunjukkan kalau lo kurang empati pada kondisi tongkrongan. Lo akan dianggap egois dan hanya mau didengarkan tanpa mendengarkan curhatan teman. 

 

Solusi ketika lo mau cerita di tongkrongan adalah pastikan memang tidak ada topik yang sedang berlangsung. Pastikan juga teman-teman lo dalam kondisi santai dan bukan suasana duka, emosi dan sebagainya. Ketika dirasa aman, baru deh lo ceritain apa yang mau lo ceritakan. 

 

Menyapa dengan Panggilan Ejekan

“Eh, apa kabar lo ndut?” atau “Woy, kerempeng! masih idup lo?”, bahasa-bahasa itu nampak lumrah di tongkrongan. Panggilan yang bernada mengejek menandakan pertemanan sudah begitu akrabnya. Tapi tahu gak, Sob? Panggilan ejekan begitu jika dilontarkan pada momen yang nggak pas, bisa memancing emosi teman kita. Maka ketika baru tiba di tongkrongan, jangan langsung bercanda, ya. 

 

Pastikan lo datang dalam kondisi “mendengarkan” dan “observasi” kondisi teman-teman lo. Bagaimana moodnya? Apa yang sedang dibahas? Ketika lo sudah melihat situasi yang terasa aman dan mulai larut dalam tawa, boleh deh sedikit-sedikit lempar candaan. Tapi tetap sesuai batas wajar dan tidak menyakiti perasaan ya, Sob!

 

Nah, biar makin asyik datang ke tongkrongan, jangan lupa pakai GATSBY STREET CLUB FRAGRANCE. Salah satu variannya adalah COMPOSURE; wewangian yang menjadikan lo berkharisma dan berkarakter dengan wangi yang menawan dan berkelas. Membuat lo keren dan mempesona di tongkrongan, Sob!