helper swipe slide

S W I P E

S C R O L L

Cara Berbicara yang Sopan Kepada Calon Mertua

by
GATSBYCODE
14.02.2022
LIFE GUIDE

ARTICLE

 “Kadang ibu mertua itu lebih kejam daripada ibu kota”, begitu kata Nurilla Iryani, penulis asli Indonesia. 

 

Ungkapan ini banyak disetujui oleh para menantu yang sudah merasakan betapa mendebarkannya berhadapan dengan mertua atau calon mertua. Sebagian orang mengaku, pendekatan terhadap pasangan lebih mudah dilakukan ketimbang pendekatan kepada mertua. 

 

Di Indonesia, calon mertua adalah pemegang kunci restu agar kita dapat menikahi anaknya. Maka itu, perlu strategi yang matang sebelum bertemu dengan calon mertua. Berikut ini adalah strategi cara berbicara yang sopan kepada calon mertua, Sob!

 

Awali dengan Perkenalan

Meski karakter calon mertua berbeda-beda, namun satu hal yang pasti adalah mereka ingin mengenal siapa calon pasangan dari anaknya. Maka hal paling umum untuk dilakukan ketika berbicara dengan mertua adalah mengenalkan diri. 

 

Ucapkan salam dengan lembut, atur nafas, atur untaian kata dan pastikan nada bicara kita adalah nada bicara orang yang secara friendly ingin mengajak berkenalan, bukan nada bicara yang menyombongkan diri semisal “saya sih bekerja di perusahaan ternama di Jakarta Selatan ya, om tante.”

 

Mengenalkan diri terlebih dahulu juga akan membentuk image diri lo yang inisiatif dan percaya diri, bukan yang malu-malu kucing sambil bersembunyi di balik suara yang pelan dan tidak jelas terdengar. 

 

Banyak Mendengar Sebelum Berbicara

Kebanyakan orang merasa senang ketika ditanya tentang hidupnya. Lo bisa lanjutkan fase perkenalan ke fase mendengarkan. Jangan langsung ceritakan diri lo, tapi coba pancing dengan ramah agar calon mertua bercerita. 

 

Ketika calon mertua bercerita, dengarkanlah dengan fokus dan tangkap semua pesan di dalamnya. Jika calon mertua sudah nyaman bercerita kepada lo, maka besar kemungkinan dia akan suka kepada lo, Sob! 

 

Jangan juga bersikap sok pintar meski pun lo menguasai topik yang dibahas. Jadilah gelas kosong yang siap menerima informasi apa pun dari calon mertua dan jadilah pendengar yang budiman.

 

Jangan Memotong Pembicaraan

Teman dan sahabat pun akan merasa tidak nyaman bila cerita mereka dipotong sebelum diselesaikan, apalagi calon mertua. Sekali lagi, lo harus paham bahwa berbicara kepada calon mertua itu harus lebih banyak mendengar ketimbang berbicara. Maka memotong pembicaraan adalah hal yang paling forbidden buat lo lakukan saat berkunjung ke rumah si dia. 

 

Ketika lo punya untaian cerita yang mungkin relate dengan topik obrolan, pastikan bahwa calon mertua lo sudah selesai berbicara dan menanti giliran lo untuk merespon. Jangan merespon langsung dengan cerita diri lo sendiri ya, Sob. Responlah terlebih dahulu cerita calon mertua, baru lo kaitkan dengan cerita versi lo.

 

Jangan Menolak Tawarannya

Ketika calon mertua sudah menawarkan sesuatu, artinya mereka sudah siap direpotkan. Jangan sampai lo melakukan penolakan terhadap apa yang mereka tawarkan semisal makanan atau minuman. Tapi, jangan juga terlalu mudah langsung bilang “mau” ya, Sob.

 

Tunjukkanlah etika lo berterima kasih. Misal, ketika ditawarkan, lo cukup bilang “wah saya sih suka ngopi tante, terima kasih ya dan maaf kalau merepotkan”, jawaban semacam itu akan memberi kesan bahwa lo adalah pria yang tahu diri namun di satu sisi juga sopan dan tahu berterima kasih.

 

Untuk menunjang kunjungan lo ke rumah calon mertua, jangan lupa bawakan sebungkus makanan yang bisa sharing bersama. Jangan lupa juga untuk menggunakan GATSBY EAU DE TOILETTE COOL yang memiliki perpaduan Aromatic Fougere dan Fresh Spicy Green, memberikan keharuman pribadi yang cerdas disegala aktivitas, supaya lo terkesan cerdas dan bersih, Sob!