helper swipe slide

S W I P E

S C R O L L

7 Jenis Entrepreneur Berdasarkan Sifatnya, Manakah yang Pas dengan Lo?

22.03.2021
LIFE GUIDE

ARTICLE

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

 

Menjadi seorang entrepreneur adalah cita-cita sebagian besar generasi milenial. Pada dasarnya, entrepreneur sendiri memiliki pengertian orang yang sukses membangun dan mengembangkan bisnisnya melalui inovasi. Namun, tahukah lo kalau entrepreneur memiliki jenis berdasarkan sifatnya? Apa saja jenis entrepreneur ini? Simak ulasannya berikut, Sob.

 

The copycat

Jenis entrepreneur yang paling sering lo jumpai mungkin adalah tipe the copycat. Bisa dikatakan jika jenis ini ciri utamanya ialah melihat kesuksesan mereka yang sudah menjalankan bisnis tertentu, lalu mencoba menirunya.  Meniru di sini dapat dicontohkan dengan membuat branding yang sama. Sehingga, nggak ada ciri khusus tersendiri.

 

Memang, hal tersebut nggak dikatakan salah. Namun, hal itu akan membuat lo terkesan sebagai peniru semata dan nggak inovatif. Dengan begitu, lo pun akan kesulitan dalam membangun bisnis. Untuk menghindarinya, lo perlu mengamati, meniru, lalu memodifikasi ide bisnis yang sukses untuk diterapkan pada bisnis yang  lo jalankan.

 

Social entrepreneur

Punya jiwa sosial yang tinggi dan memiliki bakat bisnis yang mahir adalah dua kombinasi yang cukup keren. Orang-orang yang memiliki bakat tersebut masuk dalam jenis social entrepreneur. Seperti namanya, jenis ini memiliki pengertian bagaimana seseorang dengan bakat bisnisnya berusaha mengubah keadaan sosial menjadi lebih baik.

 

Bidangnya pun cukup banyak, Sob. Mulai dari dalam bidang kesejahteraan dalam pengentasan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Seorang social entrepreneur nggak melulu fokus pada hasil, melainkan pada sejauh mana manfaat yang mereka lakukan bagi masyarakat di sekitarnya.

 

The strategist

Bisnis yang baik adalah bisnis yang dijalankan sesuai dengan bidang dan kemampuan seseorang itu sendiri. Namun, sedikit entrepreneur yang jeli dalam melihat peluang bisnis. Di sisi lain, mereka sangat memahami bidang tertentu dalam menjalankan bisnis yang lebih niche.

 

Entrepreneur inilah yang dikenal dengan jenis the strategist. Dengan begitu, semua hasil maupun keputusan yang diambil cenderung fokus di bidang yang ditekuni. Selain itu, orang-orang dengan kemampuan analisis bisnis yang jeli ini juga memiliki perencanaan dan strategi mendalam.

 

The survivor

Mungkin lo pernah tahu tentang cerita bila ada seorang pekerja maupun karyawan memilih keluar dari kantor dengan alasan ingin membagun bisnisnya sendiri? Mereka inilah yang sebenarnya masuk dalam jenis the survivor.

 

Jenis yang seperti ini memiliki karakteristik tersendiri. Salah satu yang utama adalah merasa cepat bosan dengan sistem kerja konvensional yang ada. Misalnya dengan sistem 9 to 5. Bisa saja selama bekerja, karyawan ini sudah memiliki pengalaman nggak mengenakkan. Sehingga, mereka lebih memilih untuk membangun bisnis sendiri.

 

Superstar entrepreneur

Nggak semua jenis entrepreneur mengandalkan modal materi. Beberapa orang menggunakan kharisma dalam diri mereka untuk memikat orang lain dalam berbuat sesuatu atau mengajaknya untuk berbisnis dan memengaruhi orang lain agar kagum dengan bisnis yang dijalankannya.

 

Dengan begitu, orang lain pun akan menilai seseorang jadi lebih potensial. Salah satu contohnya yakni orang dengan kemampuan public speaking yang kuat. Jenis entrepreneur inilah yang disebut sebagai superstar entrepreneur. Contoh pebisnis yang punya bakat seperti ini adalah Steve Jobs.

 

The fireball

Fireball atau jenis entrepreneur bola api merupakan penggambaran dari sosok pebisnis yang tangguh dan punya semangat tinggi untuk maju. Mereka juga memiliki optimisme dan semangat positif yang tinggi. Selain itu, mereka juga jarang mempermasalahkan pola kerja asalkan hasil kerjanya sudah baik.

 

Biasanya, mereka cenderung menyukai aturan yang nggak mengikat dan santai. Dengan catatan, target dan pekerjaan bisa selesai dengan baik. Cukup banyak jenis entrepreneur seperti ini, salah satunya adalah Malcolm Forbes yang sekaligus pendiri majalah bisnis Forbes.

 

The opportunist

Terakhir adalah the opportunist yang selalu berjuang dalam mencari peluang bisnis yang menguntungkan. Sebenarnya, hal ini cukup bagus. Namun bila dilihat lagi, hal ini justru bagaikan pisau bermata dua. Sebab, orang akan menganggap lo rakus dan bisnis nggak jalan dengan baik karena lo fokus pada peluang saja.

 

Meski begitu, dalam pandangan modern, perilaku atau jenis seperti ini nggak ada salahnya selama lo bisa menangkap peluang dan nggak mengganggu bisnis yang sedang lo jalani. Artinya, lo tetap fokus menjalankan bisnis sembari melihat peluang yang ada.

 

Nah, dari jenis entrepreneur di atas, mana yang sesuai dengan karakter lo? Apapun jenisnya, dalam menjalankan bisnis, first impression dan kepercayaan diri jadi senjata andalan yang nggak boleh lo abaikan. Supaya lo bisa menciptakan first impression yang baik, gunakan Gatsby Street Club Perfume Body Spray yang memberikan kesegaran sepanjang hari sehabis mandi atau sebelum lo bepergian, Sob!